Menjadi tua itu niscaya, menjadi dewasa itu pilihan
25th anniversary. 25 tahun.. sebuah angka yang tidak sedikit untuk sebuah rentangan usia. Usia perak orang menyebutnya. Satu hari menjelang penambahan usia, pikiran jadi kemana-mana. Satu-persatu bayangan perjalanan hidup mulai hadir di lintasan pikiran. Masa kecil yang indah di sebuah desa kecil di ciamis, masa-masa Sd dan SMp serta smu yang dilalui di sebuah kota kecil di Bengkulu. Awal-awal kedatangan ke jogja untuk meretas cita-cita, ah jadi teringat cita-cita dulu sebelum berangkat ke jogja.
Bayangan kedua orang tua dengan keriput di wajahnya yang semakin ketara, bayangan saudara-saudara yang tidak henti-hentinya kurepotkan, teman-teman yang silih berganti datang dan pergi, amanah-amanah yang masih terabaikan, skripsi yang masih harus diperjuangkan, dan mimpi-mimpi lain yang sempat singgah di kepala,.. Ah ternyata kehidupan telah berubah.. Benar adanya, bahwa tidak aad sesuatu yang pasti di dunia ini, kecuali perubahan itu sendiri.
Kini saatnya menapaki kehidupan dengan lebih serius, mewujudkan mimpi-mimpi dengan bekerja lebih keras, saatnya melihat sesuatu dengan lebih bijak. Berhenti bermain-main.
kamis, 03-05-07, ba’da magrib

Met ultah yach….
Maap telat…
O iya… jangan lupa Skripsinya di kelarin ya, he…3
Comment by momo — September 24, 2007 @ 11:58 am