Hiyy.. kok syerem banget sih judulnya? Kenapa emang? Bukan mau bunuh diri kan? 
Hmmm yang pasti merencanakan kematian disini bukan berarti merencanakan bagaimana agar bisa mengakhiri hidup. Tapi… Merencanakan, jika suatu saat kematian datang, ingin mati dalam kondisi seperti apa. Bukan hanya merencanakan ingin hidup seperti apa.
Kenapa harus merencanakan kematian? Hmmm.. Kematian kan sesuatu yang pasti menghampiri setiap manusia. So, karena itulah harus dirumuskan suatu cita-cita, jika nanti mati, ingin mati dalam kondisi seperti apa. Tentu saja, setiap orang menginginkan mati dalam kondisi yang baik, tapi dalam kondisi yang baik seperti apa? Misalnya dalam keadaan sholat malam, dalam keadaan berpuasa, atau mungkin sedang bersedekah.
Setelah cita-cita dirumuskan, apakah nantinya itu akan terwujud. Wallohu’alam. Tetapi logika yang berjalan adalah, ketika seseorang menginginkan mati dalam keadaan sholat malam misalnya, maka otomatis tidak boleh melewatkan satu malam pun tanpa sholat malam. Itu adalah usaha mewujudkan cita-cita.
So? Ingin mati seperti apa saya?
